Tritunggal atau Trinitas adalah doktrin Iman Kristen yang mengakui Satu Allah Yang Esa, namun hadir dalam Tiga Pribadi: Allah Bapa dan Putra dan Roh Kudus, di mana ketiganya adalah sama esensinya, sama kedudukannnya, sama kuasanya, dan sama kemuliaannya. Istilah Tritunggal (Inggris: trinity, Latin: trinitas) mengandung arti tiga Pribadi dalam satu kesatuan esensi Allah. Istilah "pribadi" dalam bahasa Yunani adalah hupostasis, diterjemahkan ke Latin sebagai persona (Inggris: Person).
Penjelasan:
ALLAH BAPA
Allah yang Mahatinggi diberi gelar dan Bapa. Dalam berbagai bentuk politeisme, tuhan yang tertinggi dipahami sebagai "Bapa dari semua tuhan dan manusia"
Pandangan Islam:
Di dalam Al Quran dinyatakan bahwa
Dan jangan (pula) engkau sembah tuhan yang lain selain Allah. Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Segala sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Segala keputusan menjadi wewenang-Nya, dan hanya kepada-Nya kamu dikembalikan. (QS Al Qasas :88)
Konsep "monoteisme" di dalam ajaran agama Islam ialah Tuhan yang
lebih dikenali dengan nama Allah adalah tunggal dan tidak boleh
dikaitkan dengan istilah seperti Allah Bapa, Allah Putera atau Ruhul
Kudus. Di dalam Islam, Ruhul Kudus merujuk kepada malaikat Jibril dan
bukan merujuk kepada konsep Tritunggal. Untuk mengetahui kepercayaan orang Islam kepada Allah, lihat Tauhid.
Dan, penggunaan frasa campuran Arab-Indonesia "Allah Bapa" atau
"Allah Putera" tidak diterima dalam Islam. Dua frasa itu dalam bahasa
Indonesia adalah "Tuhan Bapa" dan "Tuhan Putera". Kata Tuhan dalam
bahasa Arab yang lebih tepat adalah Ilah,sehingga kedua farase tersebut
dalam frasa campuran Arab-Indonesianya, adalah "Ilah Bapa" dan "Ilah
Putera", karena Allah bukanlah nama jenis tetapi nama diri, sedangkan
nama jenisnya adalah Ilah (lihat kembali uraian di muka). Dalam Bahasa
Jawa dan Sunda, frasa yang sepadan dengan pengertian yang persis adalah
"Gusti Allah" dengan lidah lokal pengucapannya menjadi "Gustialah"
dengan kata Gusti yang bermakna Tuhan. Jika dalam Kekristenan digunakan
pengertian yang demikian yakni "Tuhan Bapa" atau "Ilah Bapa" bukannya
"Allah Bapa", maka pengertian Tuhan yang merujuk pada Allah akan sama
dengan pengertian dalam kepercayaan Yahudi dan Islam, walau dalam
sifat-sifat yang sedikit berbeda
ALLAH PUTRA
Allah Anak (juga disebut Allah Putra atau Allah Putera) adalah pribadi kedua dari Trinitas dalam teologi Kristen. Doktrin Trinitas mengidentifikasikan Yesus sebagai Allah Anak, yang satu dalam esensi tetapi berbeda secara pribadi dengan Allah Bapa dan Allah Roh Kudus (pribadi pertama dan pribadi ketiga dalam urutan penyebutan).
Pandangan Islam:
"Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya". Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) di antara orang-orang yang diciptakan-Nya." (QS Al Ma'idah :18)
Umat Islam menentang konsep Tritunggal dan tidak mengakui adanya Anak Allah, merujuk pada ayat Al Qur'an yang jelas-jelas menentang konsep tersebut:
Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia (QS Al Ikhlas : 1-4)
ROH KUDUS
Roh Kudus adalah pribadi Tuhan dalam konsep Tritunggal. Roh Kudus hanya dipercayai oleh umat Kristiani dan adalah Pribadi penolong yang memimpin kita, dalam bentuk Roh yang dijanjikan oleh Yesus sebelum kenaikan-Nya ke surga .
Pandangan Islam:
Dalam Al Qur'an sudah dijelaskan, bahwa:
Dan sungguh, Kami telah memberikan Kitab (Taurat) kepada Musa, dan kami susulkan setelahnya dengan rosul-rosul, dan Kami telah berikan kepada Isa putra Maryam bukti-bukti kebenaran serta Kami perkuat dia dengan Rohulkudus (Jibril). Mengapa setiap rosul yang datang kepadamu (membawa) sesuatu (pelajaran) yang tidak kamu inginkan, kamu menyombongkan diri, lalu sebagian kamu dustakan dan sebagian kamu bunuh? (QS Al Baqarah : 87)
Merujuk pada ayat di atas, yang di maksud Rohulkudus (Roh Kudus) adalah malaikat Jibril. Dan Jibril adalah malaikat yang ditugaskan sebagai penyampai wahyu Allah, dan bukanlah tuhan.
sumber: Wikipedia
sumber: Wikipedia
Yang Terhormat Bapak – Ibu
BalasHapusBerdasarkan pada penerangan oleh Roh Kudus dan dialog dengan banyak orang, penulis dapat menyimpulkan beberapa pertanyaan penting yang berhubungan dengan Trinitas dan sering ditanyakan dalam debat, dialog maupun diskusi dan pertanyaan pertanyaan ini yang membawa penulis bisa lebih luas memahami hal-hal yang tidak terpikirkan silahkan download di google ketik: kebenaran-trinitas.com dan pertanyaan itu antara lain:
1. Apakah yang pertama kali yang diciptakan oleh Tuhan YAHWEH?
2. Mengapa manusia bisa berfikir dan berbudaya sedangkan hewan tidak bisa berfikir dan tidak mempunyai budaya
3. Siapa yang pertama menggunakan konsep Trinitas?
4. Untuk apa konsep Trinitas itu ada?
5. Yesus berbicara dalam Yohanes: 10:30 " Aku dan Bapa adalah satu. " tetapi Yesus tidak mengenal hari kiamat? in Matius: 24:36
6. Yesus juga Tuhan tapi Yesus tidak tahu hari kiamat Matius: 24:36
7. mengapa Yesus disebut Mesias dan mengapa Yesus disebut Tuhan?
8. Yesus Tuhan mengapa harus berpuasa
9. Yesus Tuhan mengapa ketika mau mati dia berbicara dalam Matius 27:46 ". . . that is to say, My God, my God, why hast thou forsaken me?
Pertanyaa No. 5 dan 6 ini pertamakali penulis diterangi oleh Roh Kudus dan pertanyaan ini mengandung philosofi yang luar biasa indahnya, belum ada didunia ini seindah philosofi ini pertanyaan ini pertama Roh Kudus menerangi saya tentang Trinitas dan menyuruh saya menulis buku ini.
Akhir kata penulis menyampaikan, setiap orang yang meminta akan menerima, siapa yang mengetok, pintu akan dibukakan, siapa yang mencari kebenaran dia akan mendapatkan dan siapa yang mendapatkan dia harus bersaksi tentang kebenaran itu karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Baca Amsal 8:22-36 Anda akan terkejut dan mengapa Tuhan Yahweh mengirimkan Amsal 8:22-36.
Silahkan free download di google ketik: kebenaran-trinitas.com dalam buku ini dijelaskan dengan jelas sekali karena penulis diterangi oleh Roh Kudus
Hormat Saya
Ir.Johanes Sudarsiman
Penjelasan dr mN dptnya
BalasHapusAllah putra it drmna Alalh roh kudus dr mna
Trinitas bkan sprti itu
Putra atau Anak it adlah firman
Roh kudus adalah bentuk atau wujud Allah didlm kekekalan adlah ROH SUCI
Trinitas kristen ribet... dn tdak bisa dtrima akal sehat. Cuma pntr brbhsa sprti puisi. Hakekatny gk tw
BalasHapusNah ini bagus
BalasHapusZarathustra atau Zoroaster adalah pelopor berdirinya Zoroastrianisme di Iran (Persia). Ia hidup sekitar abad ke-6 SM. Yesus atau Isa Al Masih baru lahir di hari ke 24 bulan ke 9 pada tahun Kislev (penanggalan Yehuda) 6SM. juga.
BalasHapusZoroastrianisme mengajarkan kepada bangsa Persia tentang azas ketuhanan yang maha Esa, dengan dewa kejahatan dan dewa kebaikan (3 materi : Tuhan YME= Azura Mazda + dewa kejahatan= Api + dewa kebaikan= Air), melawan paham Politheisme (Roma), Paganisme (Persia) dan Animisme (Barbar), sedangkan sejak dari raja Zedekia s/d 6SM Sensus Kirenius dan penetapan Provinsi Yudea Romawi.
Yerusalem silih berganti dikuasai mulai dari Babylonia, Persia, Alexander Agung dan Romawi Kuno sampai Bizantin, patung-patung masih disembah termasuk Ba'al sering kali turut disembah oleh orang Israel sendiri.
Dua penguasa terakhir mempunyai Zeus= Bapaknya para dewa2 lalu diadopsi menjadi Tuhan Bapa, walaupun sudah ada kitab Taurat dan Zabur, Air masih digunakan untuk Baptis Kebaikan= dewa kebaikan= Air Kudus yang suci, hanya saja dewi kesuburan dari Semiramis (Babylonia) berlambang burung merpati putih ikut juga diadopsi.
Mencari tokoh sentral dari sisi manusianya (Hercules= Romawi, Nimrod= Babylonia, Zoroastrianisme= Persia; manusia yang akan turun di akhir zaman) mempunyai kemiripan dengan profil Isa Al Masih = Tanpa Ayah Fisik / Biologis.
Romawi kuno yang terpecah di Timur menjadi Bizantin mengancam propinsi Yudea, oleh Bizantin kelak dirubah namanya menjadi Palestin, tapi sebelum itu terjadi Nasrani adalah agama baru yang berkembang pesat oleh seorang bernama Isa putra Maryam dari Nazareth dibantu oleh sahabat dekatnya yang pertama kali; Barnabas dan dibabtis oleh Yohanes sang pembabtis yang membenarkan juga bahwa Isa adalah utusan Yahwe untuk menyempurnakan Taurat dan Zabur.
Barnabas yang pandai dalam membaca dan menulis memcatat dalam Codec dua bahasa, Romawi dan Yehuda, Barnabas mempunyai seorang murid dari Romawi berdarah Yehuda= Paulus.
Pada perjanjian Konsili Nicea 1. Kaisar Romawi Konstantinus I pada tahun 325.
isu keilahian Yesus Kristus. Lebih dari satu abad sebelumnya istilah:
"Tritunggal" atau "Trinitas" (Τριάς dalam bahasa Yunani)
digunakan dalam tulisan-tulisan Origenes (185–254) dan Tertulianus (160–220), sementara suatu pendapat umum tentang "tiga yang ilahi", dalam pengertian tertentu, diungkapkan dalam tulisan-tulisan abad ke-2 dari Polikarpus, Ignatius dari Antiokhia, dan Yustinus Martir.
Di Nicea, pertanyaan-pertanyaan terkait Roh Kudus belum terjawab secara keseluruhan hingga hubungan antara Bapa dan Putra terselesaikan sepenuhnya sekitar tahun 362.
Kaisar Konstantinus; siapa pun yang menolak Kredo tersebut akan diasingkan.
Arius, Teonas, dan Sekundus, menolaknya, mereka diasingkan ke Iliria, selain juga diekskomunikasi. Karya-karya tulis Arius diperintahkan untuk disita dan dibakar
Kitab-kitab Kaum Arianisme yang mengutip kata-kata dalam Kitab Suci seperti:
"Bapa lebih besar dari pada Aku", dan juga "yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan", dibakar / dimusnahkan / punah.
Sebagai manusia Yesus tidak tahu kapan kiamat. Tetapi sebagai Tuhan Dia tahu. Sebab Dia dan Tuhan adalah satu. Hahaha ....gak ngerti juga???
BalasHapus4 اسمع يا اسرائيل. الرب الهنا رب واحد
BalasHapus