Masukkan Kode Menu Di Sini

Sabtu, 02 Juni 2012

Peribahasa Arab

Petunjuk Hidup dari Peribahasa Arab

  1. Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia
  2. Barang siapa sabar, beruntunglah ia
  3. Barang siapa sedikit benarnya/kejujurannya, sedikit pula lah temannya
  4. Pergaulilah orang yang jujur dan menepati janji
  5. Kecintaan / Ketulusan teman itu akan tampak pada waktu kesempitan
  6. Tidak ada kenikmatan kecuali setelah kapayahan
  7. Kesabaran itu menolong segala pekerjaan
  8. Cobalah dan perhatikanlah niscaya kau jadi orang yang tahu
  9. Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur
  10. Telur hari ini lebih baik daripada telu ayam esok hari
  11. Waktu lebih mahal daripada emas
  12. Akal yang sehat terletak pada badan yang sehat
  13. Sebaik-baiknya teman duduk pada setiap waktu adalah buku
  14. Barang siapa menanam pasti akan memetik (mengetam)
  15. Sebaik-baiknya teman ialah yang menunjukkan kamu kepada kebaikan
  16. Seandainya tiada berilmu, niscaya manusia seperti binatang
  17. Ilmu pengetahuan di waktu kecil bagaikan ukiran di atas batu
  18. Tidak ada kembali hati-hari yang telah berlalu
  19. Belajarlah di waktu kecil, dan amalkanlah di waktu besar
  20. Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah
  21. Bersatu adalah pangkal keberhasilan
  22. Jangan engkau menghina orang miskin, melainkan jadikan penolong bagimu
  23. Kemuliaan itu adalah adab kesopanan, (budi pekerti) bukan dengan keturunan
  24. Keselamatan manusia ada dalam menjaga lidahnya (perkataannya)
  25. Adab seseorang lebih baik (lebih berharga) daripada emasnya
  26. Kerusakan budi pekerti/akhlak itu menular
  27. Bencana ilmu itu adalah lupa
  28. Jika benar kemauannya, niscaya terbukalah jalannya
  29. Jangan menghina seseorang yang lebih rendah daripada kamu, karena segala sesuatu itu mempunyai kelebihan
  30. Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik padamu
  31. Berfikirlah dahulu sebelum kamu berkemauan (merencanakan)
  32. Barangsiapa tahu jauhnya perjalanan, bersiap-siaplah ia
  33. Barangsiapa menggali lubang, maka akan terperosok lah ia di dalamnya
  34. Musuh yang pandai lebih baik daripada kawan yang jahil
  35. Barangsiapa banyak perbuatan baiknya, banyak pulalah temannya
  36. Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermalas-malas dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu bagi orang yang bermalas-malasan
  37. Janganlah mengakhirkan pekerjaanmu hingga esok hari, apa yang dapat dikerjakan hari ini
  38. Tinggalkanlah kejahatan, niscaya ia (kejahatan itu) akan meninggalkanmu
  39. Sebaik-baiknya manusia adalah baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia
  40. Di dalam hati-hati itu ada keselamatan, dan di dalam tergesa-gesa itu ada penyesalan
  41. Buah dari sembrono/lengah adalah penyesalan, dan buah cermat adalah keselamatan
  42. Berlemah lembut kepada orang yang lemah adalah suatu perangai orang yang mulia (terhormat)
  43. Balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang sama dengannya
  44. Tidak menjawab terhadap orang yang bodoh adalah jawabannya
  45. Barangsiapa manis tutur katanya, banyaklah temannya
  46. Apabila akal seseorang telah sempurna, maka sedikitlah bicaranya
  47. Barangsiapa mencari teman yang tidak tercela, maka ia akan tetap tidak memiliki teman
  48. Barangsiapa menolongmu dalam kejahatan, maka ia telah menyiksamu
  49. Sebaik-baiknya hartamu adalah manfaat bagimu
  50. Sebaik-baiknya perkara itu adalah pertengahannya (yang sedang saja)
  51. Tiap-tiap tempat ada kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat
  52. Cela bukan bagi orang yang miskin, tapi cela terletak pada orang yang kikir
  53. Apabila engkau tidak malu, maka berbuatlah sekehendakmu
  54. Bukanlah anak yatim yang telah meninggal orangtuanya, tetapi anak yatim adalah yang yatim ilmu dan budi pekertinya
  55. Setiap pekerjaan ada upahnya dan setiap perkataan itu ada jawabannya
  56. Pergaulilah manusia dengan apa-apa yang engkau sukai daripada mereka semuanya
  57. Hancurlah seseorang yang tidak tahu dirinya sendiri
  58. Kalau besar permintaannya maka sedikitlah penolongnya
  59. Janganlah engkau bersikap lemah sehingga kamu akan diperas, dan janganlah kamu bersikap keras sehingga kamu akan dipatahkan
  60. Pokok dosa adalah kebohongan
  61. Barang siapa menganiaya, niscaya akan dianiaya
  62. Barang siapa berhati-hati niscaya mendapatkan apa-apa yang ia cita-citakan
  63. Bekerja itu membuat yang sukar menjadi mudah
  64. Tidak ada baiknya sesuatu keenakan yang diiringi (oleh) penyesalan
  65. Pengaturan pekerjaan itu menabung sebanyak separuhnya waktu
  66. Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina
  67. Kebersiha itu sebagian dari iman
  68. Saudaraku kamu tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara: kecerdasan, kethoma'an (terhadap ilmu), kesungguhan, harta benda (bekal), mempergauli guru, dan waktu yang panjang
  69. Gerak-gerik seseorang itu menunjukkan rahasianya
  70. Obatilah kemarahan dengan diam
  71. Perkataan dapat menembus apa yang tak bisa ditembus oleh jarum
  72. Bukannya setiap yang mengkilau adalah emas
  73. Harga seseorang itu sebesar kebaikan yang telah diperbuatnya
  74. Permulaan marah adalah kegilaan, dan akhirnya adalah penyesalan
  75. Kecantikan bukan dengan pakaian yang menghias kita, sesungguhnya kecantiakn ialah kecantikan dengan ilmu dan kesopanan
  76. Temanmu ialah orang yang menangiskanmu, bukan orang yang membuatmu tertawa
  77. Tergelincirnya kaki akan selamat daripada tergelincirnya lidah
  78. Sebaik-baiknya perkataan ialah yang sedikit dan jelas
  79. Segala sesuatu apabila banyak menjadi murah, kecuali budi pekerti
  80. Seseorang yang tidak kau bekali akan datang membawa berita
  81. Ambillah mana yang lebih dekat denganmu
  82. Barangsiapa berjalan pada jalannya, sampailah ia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar